Aplikasi Regresi Linear Berganda Menentukan Jumlah Produksi

regresi-dashboard

Pengertian Regresi Linear Berganda

Regresi Linear Berganda adalah model regresi linear dengan melibatkan lebih dari satu variable bebas atau predictor. Dalam bahasa inggris, istilah ini disebut dengan multiple linear regression.

Model regresi linear berganda dilukiskan dengan persamaan sebagai berikut:

Y = α + β1 X2 + β2 X2 + βn Xn + e

Keterangan:
Y = Variabel terikat atau response.
X = Variabel bebas atau predictor.
α = Konstanta.
β = Slope atau Koefisien estimate.

Lanjutkan membaca “Aplikasi Regresi Linear Berganda Menentukan Jumlah Produksi”

SPK METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE)

mpe_dashboad

METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE)

Salah satu metode untuk menentukan urutan prioritas alternatif keputusan dengan kriteria jamak.

Prosedur MPE:

  1. Menyusun alternatif-alternatif keputusan yang akan dipilih.
  2. Menentukan criteria atau perbandingan kriteria keputusan yang penting untuk dievaluasi
  3. Menentukan tingkat kepentingan dari setiap criteria keputusan atau pertimbangan kriteria (wawancara dengan pakar atau kesepakatan curah pendapat)
  4. Melakukan penilaian terhadap semua alternative pada setiap criteria
  5. Menghitung skor atau nilai total setiap alternatif
  6. Menentukan urutan prioritas keputusan didasrkan pada skor atau nilai total masing-masing alternatif.

Lanjutkan membaca “SPK METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE)”

SPK METODE CPI (Composite Performance Index)

cpi_dashboard

CPI (Composite Performance Index)

Composite Performance Index yang merupakan indeks gabungan (Composite Index) yang dapat digunakan untuk menentukan penilaian atau peringkat dari berbagai alternatif (i) berdasarkan beberapa kriteria (j). Metode Composite Performance Index merupakan salah satu metode perhitungan dari pengambilan keputusan berbasis indeks kinerja, metode Composite Performance Index digunakan untuk penilaian dengan kriteria yang tidak seragam.

Index gabungan (composite index) dapat digunakan untuk menentukan penentuan atau peringkat dari berbagai alternatif berdasarkan beberapa kriteria.

Prosedur di Composite Performance Index disebutkan sebagai berikut.

  1. Identifikasi kriteria tren yaitu positif (semakin tinggi nilainya semakin baik), dan negatif (semakin rendah nilainya semakin baik).
  2. Untuk kriteria tren positif, nilai minimum pada setiap kriteria ditransformasi ke seratus, sedangkan nilai lainnya ditransformasi secara proporsional lebih tinggi.
  3. Untuk kriteria tren negatif, nilai minimum pada setiap kriteria ditransformasi ke seratus, sedangkan nilai lainnya ditransformasikan lebih rendah.
  4. Perhitungan nilai alternatif merupakan jumlah dari perkalian antara nilai kriteria dengan bobot kriteria.

Lanjutkan membaca “SPK METODE CPI (Composite Performance Index)”

SPK Metode WASPAS (Weighted Aggregated Sum Product Assessment)

wapas-dashboard

Metode WASPAS merupakan kombinasi unik dari pendekatan MCDM yang diketahui yaitu model jumlah tertimbang (Weighted sum model/WSM) dan model produk tertimbang (WPM) pada awalnya membutuhkan normalisasi linier dari elemen matriks keputusan dengan menggunakan dua persamaan.

Berikut merupakan langkah-langkah kerja dari metode WASPAS. yaitu :

  1. Mempersiapkan sebuah Matriks
  2. Menormalisasikan nilai
  3. Menghitung nilai Alternatif (Qi)
  4. Nilai Qi yang terbaik merupakan nilai yang tertinggi.

Lanjutkan membaca “SPK Metode WASPAS (Weighted Aggregated Sum Product Assessment)”